1. Urutan apa yang paling masuk akal untuk pengambilan darah multi-tabung?
Saat menguji berbagai indikator di laboratorium klinis, beragam darah antikoagulan terkadang diperlukan. Cara mengatur urutan pengambilan darah sangat penting untuk memastikan keakuratan dan keandalan hasil: urutan pengambilan darah yang direkomendasikan adalah pembuluh darah koagulasi (tabung serum) → tabung natrium sitrat → tabung heparin atau EDTA → tabung kalium oksalat natrium fluorida → eritrosit tabung sedimentasi, alasan utamanya adalah tabung pertama sering berisi cairan jaringan, yang mudah menyebabkan pembekuan darah dan tidak cocok untuk penentuan pembekuan darah.
2. Penyebab dan solusi darah tidak mengalir ke tabung pengumpul darah setelah jarum pengumpul darah ditusukkan ke pembuluh darah.
A. Jika jarum pengumpul darah belum benar-benar menembus pembuluh darah, maka tabung pengumpul darah bisa dilepas terlebih dahulu baru pembuluh darah bisa dicari tusukannya.
B. Jarum tusukan di sisi tabung reaksi tidak ditembus atau terkubur di sumbat karet. Anda dapat terus mendorong tabung pengumpul darah secara terbalik di bagian bawah tempat jarum dan menembus sumbat karet untuk mengatasi masalah.
C. Ketika dinding pembuluh darah tipis dan aliran darah relatif tidak mencukupi, karena tekanan negatif dari tabung pengumpul darah, lubang jarum menghisap dinding pembuluh darah, dan sudut tusukan jarum bisa sedikit berubah, dan jarumnya mendalam dapat dipecahkan.

English
हिन्दी
Melayu
Español
Français
العربية
Deutsch
lingua italiana
shqiptare
日本語
Bahasa indonesia
Nederlands
Portugues
한국어
Filipino
Pусский
